Turis dari China
Dilarang meniup makanan panas dan jangan meloncat ke air mancur.

Media di China memberi saran pada warganya untuk menjadi turis yang “beradab”, namun anjurannya cukup aneh.

Salah satunya yang dilakukan harian soreYangcheng Wan Baoa yang baru-baru memuat sebuah artikel dengan daftar apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan bagi wisatawan China yang berencana untuk pergi ke Eropa dan Amerika Serikat.

Salah satunya adalah jangan berjalan di bawah tangga dan jangan berbicara dengan orang asing.

Berikut sejumlah anjuran yang aneh:
1. Di Prancis, ikuti aturan “ladies-first”. Jangan menyela di tengah-tengah kerumunan. Jika terpaksa melakukannya, minta maaflah terlebih dahulu.
2. Di Inggris, jangan menyilangkan kaki saat duduk, jangan berjalan di bawah tangga, jangan membuka payung di dalam ruangan, jangan bercanda tentang topik-topik yang berkaitan dengan kerajaan.
3. Di Jerman, jangan menggunakan pisau atau garpu untuk ikan dan daging yang sama, jangan mencampur bir dan anggur, dan jangan memenuhi piring buffet Anda dengan makanan alias jangan mengambil terlalu banyak.
4. Di Swiss jangan meniup makanan panas untuk mendinginkannya.
5. Di Italia, jangan meloncat masuk ke dalam air mancur dengan setengah telanjang, jangan duduk di pinggir jalan sambil mengunyah sandwich.

Tips ini menurut artikel itu ditulis dari aturan-aturan yang berlaku setempat.

Harian ini juga mengutip Huo Lixia, seorang pakar perjalanan ke Amerika Serikat dari sebuah perusahaan tur lokal untuk memberi saran saat di AS.

Huo lebih menyarankan tentang keamanan termasuk bagaimana bereaksi saat berkonfrontasi dengan petugas polisi atau saat berhadapan dengan kasus kriminalitas.

Turis yang tidak berwisata kelompok perlu memahami dengan benar tujuan wisatanya dan jangan bersikap kasar.

Huo juga menyarankan supaya pelancong jangan berbicara pada orang asing saat bepergian sendiri, namun tidak menjelaskan alasannya.

Mao Peiqi, profesor dari Universitas Renmin di China, menekankan pentingnya bagi orang China untuk menjadi “turis beradab” dalam konferensi Chinese Tourism Day pada 18 Mei lalu.

Menurut Mao, turis China yang bepergian ke luar negeri semakin bertambah, namun mereka sering tidak menyadari bahwa perilaku mereka tidak sopan, contohnya bermain kartu di jalanan dan berbunyi saat makan.

Penulis: CNNGO/ Dewi Ria Utari